Rabu, 11 Juli 2012

Katarak Kongenital »

Katarak Kongenital »

Katarak Kongenital
Penyakit katarak biasa didefinisikan sebagai lensa mata yang menjadi keruh akibat proses penuaan. Namun pada katarak kongenital, ia terjadi pada bayi yang baru lahir, dimana penyebabnya adalah kelainan kromosom, penyakit metabolis (galaktosemia), infeksi intraurin (rubella) atau gangguan penyakit maternal selama masa kehamilan. 
 
Katarak kongenital dapat menyerang salah satu atau kedua mata bayi serta dapat memicu terjadinya ‘mata malas’ atau amblyopia. Di kemudian hari, hal ini dapat mempengaruhi kemampuan belajar, kepribadian serta penampilan sang anak. 
 
Jenis-jenis Katarak Kongenital
1. Anterior polar cataract, dimana katarak terlihat jelas, terletak di bagian depan lensa mata dan biasanya terkait dengan sifat bawaan.
2. Posterior polar cataract juga terlihat jelas, tetapi muncul di bagian belakang lensa mata.
3. Nuclear cataract muncul di bagian tengah lensa. Merupakan jenis katarak yang lazim pada pembentukan katarak kongenital.
4. Cerulean cataracts, biasanya ditemukan di kedua mata bayi dan dibedakan dengan bintik kecil dan kebiruan pada mata serta terkait dengan keturunan/genetik.
 
Pencegahan 
Lakukan pemeriksaan mata secara rutin untuk mendiagnosa dini, khususnya apabila Anda memiliki riwayat keluarga dengan kelainan bawaan yang menyebabkan katarak kongenital.
 
Penanganan
Tidak semua katarak kongenital membutuhkan pembedahan, namun jika ia sudah mempengaruhi penglihatan, dibutuhkan pembedahan yang diikuti dengan implan lensa buatan atau Intraocular Lense (IOL).
 
Beberapa ahli menyebut waktu maksimal untuk melakukan pembedahan adalah antara 6 minggu hingga 3 bulan sejak kelahiran bayi. Rehabilitasi pasca operasi dengan kacamata, lensa kontak, atau keduanya biasanya dibutuhkan untuk meraih hasil terbaik. (TR)
Akses mobile http://m.optikmelawai.com via ponsel anda !
http://www.optikmelawai.co.id/eye_info/katarak-kongenital/1131/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Berikan komentar untuk kemajuan blog ini seterusnya.