Kamis, 23 Agustus 2012

5 Mitos Seputar Mata »

5 Mitos Seputar Mata »

5 Mitos Seputar Mata
Sejak kecil, seringkali kita mendengar mitos-mitos seputar mata dimana mungkin sampai saat ini kebenarannya belum dapat diketahui secara pasti. Ada baiknya untuk mengetahui fakta dibalik mitos-mitos tersebut agar kita dapat memiliki pemahaman yang tepat tentang mata dan kesehatannya. Berikut ini akan dikupas beberapa fakta dari mitos yang telah lama beredar di masyarakat.
 
Mitos 1: Banyak makan wortel dapat memperbaiki penglihatan
Fakta: Wortel memang memiliki kandungan vitamin A yang tinggi dimana ia berfungsi untuk memproduksi rhodopsin atau protein dalam sel retina yang membantu untuk melihat dalam keadaan gelap. Namun kandungan vitamin A yang baik tidak hanya terdapat pada wortel saja. Anda dapat memperolehnya pada susu, keju, hati, pepaya, brokoli, bayam, dan telur. Konsumsi vitamin A pun tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan kulit kekuning-kuningan serta bersisik, kurang napsu makan, mudah lelah, dan sebagainya. 
 
Mitos 2: Menonton TV atau bekerja dengan komputer selama berjam-jam dapat merusak mata
Fakta: Hal ini tak sepenuhnya benar. Melakukan kedua aktivitas tersebut hanya akan membuat mata lelah dan kering akibat kurang berkedip. Istirahatkan mata Anda setiap 15 menit sekali dengan mengalihkan fokus pandangan ke tempat jauh atau gunakan tetes mata untuk mata kering agar kembali lembab. Jika perlu, gunakan pula kacamata khusus yang mampu menangkal sinar radiasi dari TV dan komputer Anda. 
 
Mitos 3: Bintitan timbul karena mengintip
Fakta: Bintitan atau dalam istilah kedokteran dikenal dengan nama hordeolum sebenarnya merupakan suatu infeksi pada kelenjar yang terdapat pada kelopak mata disebabkan oleh suatu bakteri bernama Staphylococcus Aureus. Jika kelenjar di kelopak mata ini terinfeksi oleh bakteri tersebut maka akan terbentuk bisul yang dikenal sebagai bintitan. Penyakit ini biasanya akan sembuh sendiri dalam 1-2 minggu dengan memberikan kompres hangat 4 kali sehari masing-masing selama 10 menit. Namun apabila bisul terlanjur parah, memerlukan tindakan pembedahan untuk mengeluarkannya.
 
Mitos 4: Katarak hanya terjadi pada orang lanjut usia
Fakta: Katarak dapat menimpa siapa saja bahkan bayi sekalipun akibat bawaan kandungan namun jenis katarak pada bayi berbeda dengan katarak dewasa dan usia lanjut. Katarak sebagai komplikasi penyakit lain juga bisa diderita termasuk akibat komplikasi diabetes, sinar matahari, radiasi, traumatik akibat kecelakaan pada mata serta kerusakan oleh radikal bebas dan kotoran yang menumpuk pada lensa mata. 
 
Mitos 5: Obat tetes mata dapat mengobati semua mata merah
Fakta: Tidak benar! Ada banyak jenis obat tetes mata yang beredar di pasaran dengan fungsi yang berbeda pula. Apabila Anda salah dalam memberikan obat tetes yang tepat, maka mata dapat bertambah merah dan teriritasi. Pemakaiannya pun harus disesuaikan dengan anjuran karena jika digunakan secara terus menerus akan memicu efek samping yang berbahaya. Sebaiknya segera periksakan mata Anda ke dokter saat mata merah tak kunjung hilang dalam beberapa hari. (TR)
Akses mobile http://m.optikmelawai.com via ponsel anda !
http://www.optikmelawai.com/eye_info/5-mitos-seputar-mata--/167/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Berikan komentar untuk kemajuan blog ini seterusnya.