Minggu, 21 April 2013

Lensa Aspheric, Apanya Yang Lebih Menarik?

Lensa Aspheric, Apanya Yang Lebih Menarik?

Lensa kacamata, selain diklasifikasikan menurut bahan, jumlah fokus, indeks bias, dan warnanya, juga dibedakan menurut bentuk/desain kelengkungan permukaannya. Kalau masih agak bingung dengan yang dimaksud “kelengkungan permukaan”, boleh juga difahami dengan bentuk kecembungan/kecekungan.
  1. Lensa Sferik (Spheric lens).
    Ini adalah bentuk lengkung permukaan lensa yang sangat umum dan masih banyak digunakan hingga saat ini. Lensa sferis mempunyai bentuk lengkung permukaan yang beraturan sebagaimana bentuk radius lingkaran, dari pusat lensa hingga ke bagian pinggir (perifer) lensa. Jadi, kedua permukaan lengkung lensa (tentu anda ingat bahwa lensa mempunyai 2 permukaan lengkung, depan dan belakang) masing-masing hanya memiliki 1 pusat kelengkungan.
    bentuk lengkung sferis
  2. Lensa Asferik (Aspheric lens).
    Lensa asferik, yang sebenarnya telah diperkenalkan secara fisik sejak tahun 1620, mempunyai bentuk kelengkungan permukaan yang tidak sferikal. Salah satu atau kedua permukaannya bisa memiliki lebih dari 1 pusat kelengkungan. Penggambaran secara sederhana untuk memperlihatkan bentuk prinsip dari lensa asferik, dapat dilihat pada ilustrasi di bawah ini.
    bentuk lengkung asferis
    Karena desain kelengkungan lensa ini juga dapat memberi unjuk kerja optis (selain bentuk fisiknya yang menjadi lebih datar dan tipis) yang lebih bagus dibanding lensa konvensional, maka ia pun masuk juga ke ranah perkacamataan. Namun, kelebihan unjuk kerja ini sepertinya kurang “menjual” nilai plus jenis lensa ini sehingga para produsen lensa kacamata (mungkin lebih tepatnya: divisi marketing-nya) lebih suka mengembar-gemborkan bahwa lensa ini lebih tipis dari pada lensa konvensional, karena issue ini jelas jauh lebih menarik perhatian para pemakai kacamata. Bagaimana lensa asferik menjadi lebih tipis dari pada lensa biasa, mungkin akan dapat difahami dengan lebih mudah jika mengamati ilustrasi di bawah ini (bikin alasan supaya tidak perlu menyusun banyak kata untuk menjelaskan :-) )
    (lagi pula, sudah susah-susah menyusunnya, dengan mudah-mudah orang mengkopi-pastenya :-P dan mempublishnya kembali tanpa merujukkan ke sumber aslinya)
    (ih, jadi curhat)
    (oh iya, ini gambarnya)

perbandingan ketebalan lensa sferik dan asferik
http://www.optiknisna.info/lensa-aspheric-apanya-yang-lebih-menarik.html

2 komentar:

  1. Ada beragam maca cara untuk mengobati penyakit gagal ginjal, salah satunya dengan cara herbal yang lebih alami dan tidak akan menyebabkan efek samping yang bisa membahayakan kondisi kesehatan tubuh Anda. Cara Mengobati Gagal Ginjal Tanpa Operasi

    BalasHapus

Berikan komentar untuk kemajuan blog ini seterusnya.